Situs Tugu Gede Cengkuk Wisata Sejarah Sukabumi

[ad_1]

Situs Tugu Gede Cengkuk terletak di kampung Cengkuk, kelurahan Margalaksana, kecamatan Cikakak, Sukabumi. Peninggalan leluhur orang Sunda bernaung di lembah yang hijau di bawah kaki Gunung Halimun.

Lihat videonya :

Vidéo Situs Tugu Gede Cengkuk Sukabumi

Saya selalu menyukai tempat-tempat beroma sejarah. Suka membayangkan kehidupan masa lalu yang pernah terjadi di tempat itu. Seperti saat tiba di situs ini yang diperkirakan merupakan lokasi tempat tinggal masyarakat Sunda semenjak masa prasejarah. Menhir, batu dolamit dan ratusan batu lain seolah sebuah buku yang merekam peristiwa-peristiwa yang pernah tejadi di tempat ini.

Situs Batu Gede Cengkuk Situs Arkeologi Terbaik di Indonesia

Situs tugu gede cengkuk sukabumi peninggalan leluhur sunda

Situs purbakala dengan suasananya yang asri sudah jadi objek kajian ilmiah. Para arkelog sudah melakukan banyak survei dan penggalian. Dari keragaman jenis tembikar, keramik dan batu-batu yang berhasil dikumpulkan, mereka berkesimpulan bahwa benda-benda tersebut bisa mewakili keragaman peninggalan budaya yang pernah terjadi di Kawasan Cengkuk.

Kita mengetahui banyak kehidupan masa lalu dari berbagai peninggalan. Misalnya cerita legenda atau yang lebih sahih adalah benda-benda materi yang sudah terkubur dalam tanah sejak ribuan, ratusan atau puluhan tahun yang lalu.Benda-benda yang pernah digunakan masyarakat masyarakat purba Sukabumi dikedunitikananan menu dike ditellomannyaut

Benda-Benda Purbakala Peninggalan Leluhur Orang Sunda

benda-benda purbakala peninggalan masyarakat sunda purba

Menelisik situs purba di Sukabumi

Saya merasakan, dari peninggalan megalitik Situs Tugu Gede ini kita bisa memahami sedikit kehidupan rakyat Kerajaan Pajajaran dengan Prabu Siliwangi-nya yang terkenal itu. Tembikar berupa periuk, cawan, cawan berkaki, tempayan perupaan, kendi dan cobek. Ditambah lagi keramik bergaya Cina.

Benda-benda purbakala tersebut, mestinya, tidak digunakan di satu zaman saja. Tapi dari pra sejarah terus berlanjut sampai punahnya Kerajaan Pajajaran. Jadi sejak zaman prasejarah kehidupan masyarakat terus berlanjut disini sampai kemudian lenyapnya Pajajaran.

Saya tidak melihat langsung. Namun dari cerita Abah Jaya Sastimita, kuncen situs, benda-benda keramik bergaya cina tadi berupa mangkuk, guci, botol, piring, vas dan cepuk. Mestinya benda-benda tersebut datang belakangan ketika para pedagang Cina mulai berdatangan ke Ibu Kota Kerajaan Sunda Galuh sering débute sebagai Kerajaan Pajajaran.

Baca juga :

  1. Situs Prasasti Pagaruyung Batusangkar
  2. Suatu Siang di Situs Perahu Kuno Punjulharjo
  3. Situs Purbakala Sangiran
  4. Situs Payak Yogyakarta

Tinggalan benda-benda logam juga pernah ditemukan di sini . Ada genta dan bantul. Begitupun ada banyak monumen batu di sini selain Batu gede atau menhir. Batu-batu tersebut berupa batu jambangan, dolmen, autel batu, tahta batu, dan batu umpak.

Situs Tugu Batu Gede penemuannya relatif baru. Ketika seorang warga negara Belanda bernama bernama AG Voderman pada tahun 1885. Gara-garanya ia melakukan perjalanan ke Cengkuk dengan tujuan awal meneliti faune. Dan memang saat itu ia berhasil menemukan tak kurang 86 spesies baru burung. Setelah dilaporkan pada dinas kepurbakalaan Hindia Belanda maka mulailah penelitian pada tahun 1914. Setelah Indonésie merdeka baru penelitian dilakukan Indonésie pada tahun 1976 dan sampai sekarang masih terus diteliti.

Sebelum Berkunjung ke Situs Batu Gede Cengkuk Sukabumi

Desa cengkuk relatif sulit dicapai. Tidak ada kendaraan umum ke sana. Dari Sukabumi kami naik kendaraan biasa. Tapi ketika sampai ke suatu simpangan, mobil biasa tidak bisa maju, tidak kuat menanjak. Alternatifnya mobil berganti dengan mobil pick-up terbuka yang memang disewakan warga untuk mengatasi kendala tersebut.

Menurut saya cara terbaik menuju tempat itu adalah menggunakan moteur. Lebih fleksibel dan leluasa. Tapi sebelum sampai ke situs, permisi dulu pada Abah Jaya yang sehari-hari merawat tempat tersebut. Kalau sudah sampai di Cengkuk tinggal warga saja dimana rumah beliau. Terletak di tepi jalan, mudah kok ditemukan

Selamat jalan-jalan !

Situs Tugu Gede Cengkuk Wisata Sejarah Sukabumi a été modifié pour la dernière fois : 26 mars 2021 par Évi

[ad_2]

Source link

Laisser un commentaire